BANJARBARU – Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Banjarmasin menegaskan kesiapannya dalam mendukung kelancaran arus mudik tahun ini. Hal tersebut diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam Pertemuan Komite Keamanan Bandar Udara Ke-1 Tahun 2026 dan Rapat Persiapan Posko Terpadu Angkutan Udara Periode Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Administrasi Bandara Internasional Syamsudin Noor pada Rabu, 11 Maret 2026 ini dihadiri oleh Ketua Tim Kerja 4 (Pengawasan Faktor Risiko Kesehatan Pada Orang, Kegawatdaruratan, dan Situasi Khusus) beserta staf Wilayah Kerja Bandara Syamsudin Noor.
Fokus Pengawasan Kesehatan Mudik
Sebagai garda terdepan di pintu masuk negara, BKK Kelas I Banjarmasin memegang peranan krusial dalam memastikan standar kesehatan selama masa angkutan Lebaran. Fokus utama BKK dalam Posko Terpadu tahun ini meliputi:
Pemantauan Kesehatan: Pengawasan intensif terhadap kondisi kesehatan penumpang maupun kru pesawat yang melintas.
Penguatan Surveilans: Deteksi dini terhadap potensi risiko kesehatan guna mencegah penyebaran penyakit menular.
Koordinasi Lintas Sektor: Membangun komunikasi yang solid dengan instansi terkait di lingkungan bandara demi respons cepat dalam situasi darurat.
Mewujudkan Mudik Aman dan Sehat
Sinergi ini diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang profesional dan responsif bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan udara.
“Melalui sinergi seluruh pihak, kami berharap penyelenggaraan Posko Terpadu Angkutan Udara Idul Fitri 1447 H dapat berjalan optimal. Tujuan utama kami adalah memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman, sehat, dan nyaman,” ungkap perwakilan BKK Banjarmasin dalam pertemuan tersebut.
Pertemuan ini menjadi langkah awal yang penting dalam mewujudkan penyelenggaraan transportasi udara yang tertib dan tetap mengedepankan aspek kesehatan masyarakat selama momentum besar keagamaan di Kalimantan Selatan.