BANJARMASIN – Menjelang persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 H / 2026 M, Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Banjarmasin mulai melakukan langkah proaktif. Plt. Kepala BKK Kelas I Banjarmasin melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus koordinasi strategis ke Fakultas Kedokteran Ilmu Kesehatan Universitas Lambung Mangkurat (FKIK ULM), Jumat 27 Februari 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Plt. Kepala BKK didampingi oleh Ketua Tim Kerja 4 yang membidangi Pengawasan Faktor Risiko Kesehatan pada Orang, Kegawatdaruratan, dan Situasi Khusus. Kedatangan tim BKK disambut hangat oleh jajaran pimpinan FKIK ULM guna membahas penguatan sinergi pelayanan kesehatan di Embarkasi Haji.

Libatkan Tenaga Ahli PPDS

Fokus utama pertemuan ini adalah rencana kerja sama pelibatan tenaga dokter peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) dari ULM dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi jamaah haji. Langkah ini diambil untuk memastikan jamaah mendapatkan penanganan medis yang lebih komprehensif dan berbasis kompetensi.

“Sinergi antara institusi pelayanan dan institusi pendidikan merupakan langkah nyata dalam menghadirkan pelayanan kesehatan haji yang profesional. Kami ingin menjamin keselamatan dan kesiapan kesehatan jamaah sejak sebelum keberangkatan melalui dukungan tenaga ahli,” ujar Plt. Kepala BKK Kelas I Banjarmasin.

Peningkatan Kualitas Layanan Medis

Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan medis di lapangan, tetapi juga memperkuat sistem rujukan dan penanganan kegawatdaruratan selama masa embarkasi. Dengan keterlibatan dokter spesialis, pengawasan faktor risiko kesehatan bagi jamaah dapat dilakukan secara lebih detail dan terukur.

Pertemuan ini menjadi fondasi kuat bagi kedua institusi untuk mewujudkan penyelenggaraan ibadah haji yang aman, sehat, dan bermartabat bagi seluruh masyarakat Kalimantan Selatan.